Indonesiainvestigasi.com
SUBULUSSALAM – Hutan lindung yang berada di Desa Darul Makmur, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, kini mulai menunjukkan wajah baru. Kawasan yang sebelumnya kurang terurus itu kini mulai dibersihkan dan dirawat secara berkala.
Kepala Desa Darul Makmur, Raja Mula Sambo, turun langsung memimpin kegiatan pembersihan dan pemeliharaan hutan lindung. Ia bersama Tim sekretariat Darul Makmur Peduli Alam Grup Inspirasi (DM-PAGI) melakukan pembersihan di bawah tegakan pohon Meranti, Damar, dan jenis pohon lainnya agar lingkungan hutan lebih bersih dan terjaga agar mudah di pantau keadaan.
Tak hanya membersihkan, kegiatan ini juga dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon. Sebanyak 40 bibit pohon Meranti ditanam di area hutan lindung, dan langsung dilakukan penyiraman agar bibit dapat tumbuh dengan baik.
“Hutan lindung ini adalah warisan yang mesti kita jaga dan rawat bersama untuk masa depan anak cucu kita. Kalau bukan kita yang merawat, siapa lagi,” ujar Raja Mula Sambo di sela kegiatan.
Ia menambahkan, keindahan hutan yang ada di Desa Darul Makmur harus terus dijaga. Melalui penanaman bibit-bibit kayu secara berkelanjutan, diharapkan kawasan hutan lindung ini dapat kembali hijau, rimbun, dan berfungsi sebagai paru-paru desa.
Warga setempat menyambut baik langkah tersebut. Mereka berharap kegiatan serupa terus dilakukan agar kelestarian hutan tetap terjaga dan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Upaya perawatan dan penghijauan ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah desa terhadap lingkungan. Diharapkan dapat menjadi salah satu aikon hutan sumber pendapatan bagi masyarakat desa
Jus
