Hadirnya Wakil Rakyat di Saat Bencana, Martini Sosok Wanita Inspiratif

 

Indonesia Investigasi 

ACEH TIMUR – Bencana tidak hanya menguji ketangguhan alam, tetapi juga menguji kehadiran dan kepekaan para pemimpin terhadap rakyatnya. Pasca banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, kehadiran Anggota DPR Aceh Dapil VI, Martini, di tengah masyarakat menjadi cerminan bahwa jabatan bukan sekadar amanah administratif, melainkan tanggung jawab kemanusiaan.(24/1/26).

 

Bacaan Lainnya

Turunnya wakil rakyat langsung ke lokasi bencana menunjukkan bahwa empati tidak cukup diwakili oleh laporan dan meja rapat.

 

Masyarakat membutuhkan kehadiran nyata—mendengar keluhan, melihat kondisi sebenarnya, dan merasakan langsung kesulitan yang dialami korban. Dalam situasi seperti inilah makna “wakil rakyat” menemukan bentuknya yang paling substansial.

 

Pernyataan Martini bahwa keikhlasan membuat lelah tidak terasa bukan sekadar ungkapan personal, melainkan pesan moral bagi siapa pun yang memegang amanah publik. Kerja kemanusiaan menuntut ketulusan, bukan pencitraan, dan keberpihakan kepada rakyat tanpa memandang wilayah, latar belakang, atau kepentingan politik.

 

Di tengah kondisi masyarakat yang masih berjuang memulihkan kehidupan pascabencana, kehadiran negara melalui wakil rakyat menjadi sangat penting.

 

Bantuan memang tidak selalu mampu mengganti kehilangan, namun kepedulian dan perhatian dapat menumbuhkan kembali harapan.

 

Akhirnya, apa yang dilakukan Martini menjadi pengingat bahwa politik sejatinya adalah tentang melayani. Ketika wakil rakyat hadir di saat rakyat paling membutuhkan, di situlah kepercayaan publik kembali tumbuh, dan di situlah demokrasi menemukan maknanya.

 

Reporter : Tgk Abdullah

Pos terkait