Oleh : Tgk Abdullah
Bulan Ramadhan adalah bulan rahmat, maghfirah, dan pembebasan dari api neraka. Di bulan yang mulia ini, setiap detik bernilai ibadah, setiap amal dilipatgandakan, dan setiap doa memiliki peluang besar untuk dikabulkan oleh Allah SWT.
Sebagaimana sabda Nabi Muhammad ﷺ:
“Barang siapa berpuasa Ramadhan dan menegakkan (shalat malam) karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Memasuki Hari/Malam ke-3 Ramadhan, umat Islam diajak untuk semakin menguatkan niat dan memperdalam kualitas ibadahnya.
🌙 Fadhilah Puasa Hari ke-3: Doa yang Dikabulkan
Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan latihan spiritual untuk membersihkan hati. Pada hari ketiga ini, doa-doa orang yang berpuasa diyakini memiliki kedudukan istimewa di sisi Allah.
Momentum ini menjadi pengingat bahwa Ramadhan adalah waktu terbaik untuk:
Memohon ampunan atas dosa-dosa yang lalu Mendoakan kedua orang tua
Memohon kemudahan rezeki dan keberkahan hidup
Berdoa untuk keselamatan bangsa dan umat.
Rasulullah ﷺ mengajarkan bahwa orang yang berpuasa memiliki doa yang tidak tertolak, terutama saat menjelang berbuka. Maka, jangan biarkan waktu-waktu mustajab berlalu tanpa munajat yang tulus.
🌙 Fadhilah Tarawih Malam ke-3: Ampunan Dosa
Shalat Tarawih adalah cahaya malam Ramadhan. Pada malam ketiga, ibadah ini menjadi sarana penghapus dosa. Allah SWT membuka pintu ampunan selebar-lebarnya bagi hamba yang berdiri dalam shalat dengan penuh iman dan harap.
Tarawih bukan hanya ritual, tetapi bentuk cinta seorang hamba kepada Rabb-nya. Di dalam sujud dan rukuk, tersimpan pengakuan akan kelemahan diri serta harapan akan rahmat Ilahi.
✨ Refleksi Hari ke-3
Hari ketiga adalah fase penguatan. Jika dua hari sebelumnya adalah adaptasi, maka hari ini adalah konsistensi. Jangan biarkan semangat Ramadhan memudar.
Mari jadikan puasa sebagai perisai diri dan Tarawih sebagai cahaya hati. Perbanyak doa, istighfar, dan sedekah. Sebab bisa jadi, di hari inilah doa kita diijabah dan dosa-dosa kita dihapuskan.
Ramadhan bukan tentang berapa lama kita menahan lapar, tetapi seberapa dalam kita menundukkan hati kepada Allah.
Semoga pada Hari/Malam ke-3 Ramadhan ini, doa-doa kita dikabulkan dan dosa-dosa kita diampuni. Semoga Allah SWT menjadikan kita termasuk hamba-hamba yang kembali kepada fitrah dengan hati yang bersih.*
