Indonesiainvestigasi.com
Labuhanbatu Selatan – Sumatera Utara – Peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Dusun Asahan, Desa Tergambah, Cikampak, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatra Utara kembali menjadi sorotan publik. Seorang pria yang dikenal dengan inisial RB alias Robet diduga kuat menjadi pengendali utama jaringan peredaran sabu di wilayah tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber masyarakat, aktivitas peredaran sabu yang diduga dikendalikan RB bukan lagi menjadi rahasia di kalangan warga. Bahkan, disebut-sebut peredaran narkotika tersebut telah berlangsung cukup lama dengan jangkauan yang meluas hingga beberapa titik di wilayah Sikampak.
Menurut keterangan warga, RB diduga memiliki omzet hingga ratusan juta rupiah dari bisnis haram tersebut.
Besarnya perputaran uang dalam aktivitas yang diduga ilegal itu membuat masyarakat semakin resah dan khawatir terhadap dampak yang ditimbulkan, terutama bagi generasi muda di lingkungan sekitar.
Aktivitas Diduga Terang-Terangan, Warga Mengaku Resah.
Sejumlah warga menyebut bahwa aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran sabu tersebut kerap berlangsung secara terbuka. Hal ini memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat terkait sejauh mana pengawasan dan penindakan aparat penegak hukum di wilayah tersebut.
Seorang narasumber berinisial R, yang enggan disebutkan identitas lengkapnya, mengungkapkan keresahan warga saat ditemui awak media pada 28 Maret 2021.
“Dari mana bang, kalau untuk polisi tidak mengetahui kegiatan peredaran sabu yang diduga dijalankan Robet tersebut, bang? Saya rasa pihak polisi pasti mengetahui.
Tapi masyarakat menilai seperti ada sesuatu yang membuat tidak bisa bertindak. Seakan-akan ada restu untuk berbisnis haram,” ujar narasumber R.
Pernyataan tersebut mencerminkan kegelisahan masyarakat yang merasa upaya pemberantasan narkoba di wilayah mereka belum berjalan maksimal.
Muncul Dugaan Adanya Pembiaran.
Kondisi yang berlangsung dalam waktu cukup lama ini memunculkan dugaan di tengah masyarakat adanya pembiaran terhadap aktivitas yang diduga melanggar hukum tersebut. Warga menilai, jika aparat penegak hukum bertindak tegas sejak awal, maka peredaran narkotika di wilayah mereka tidak akan berkembang hingga sebesar saat ini.
Situasi ini juga menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat terhadap aparat penegak hukum, khususnya jajaran Sat Narkoba Polres Labuhanbatu Selatan, yang diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam memberantas peredaran narkoba.
Warga menilai bahwa keberadaan beberapa titik yang diduga menjadi lokasi transaksi di wilayah Sikampak seharusnya dapat menjadi perhatian serius bagi aparat penegak hukum.
Masyarakat Minta Kapolres dan Kasat Narkoba Bertindak Tegas.
Dalam kondisi yang semakin meresahkan tersebut, masyarakat Dusun Asahan secara terbuka meminta ketegasan dari pimpinan aparat penegak hukum di wilayah tersebut.
Publik berharap Kapolres Labuhanbatu Selatan, khususnya Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu Selatan, segera mengambil langkah konkret untuk melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap jaringan yang diduga beroperasi di wilayah mereka.
Menurut warga, tindakan tegas sangat diperlukan demi mengembalikan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat.
“Jangan sampai aparat hanya menjadi penonton. Kami butuh tindakan nyata agar peredaran narkoba di wilayah kami bisa dihentikan,” ungkap seorang warga lainnya.
Ancaman Nyata Bagi Generasi Muda
Peredaran narkotika jenis sabu tidak hanya menjadi persoalan hukum semata, tetapi juga ancaman serius terhadap masa depan generasi muda di Dusun Asahan dan wilayah sekitarnya.
Warga mengaku khawatir bahwa semakin mudahnya akses terhadap narkoba akan mendorong meningkatnya jumlah pengguna dari kalangan remaja. Kondisi ini dinilai berpotensi merusak tatanan sosial dan masa depan anak-anak di lingkungan tersebut.
Selain itu, dampak sosial seperti meningkatnya tindak kriminalitas, konflik sosial, serta gangguan keamanan lingkungan juga menjadi kekhawatiran utama masyarakat.
Harapan Akan Penegakan Hukum yang Tegas dan Transparan.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat menunjukkan komitmen nyata dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Labuhanbatu Selatan. Penindakan yang tegas dan transparan dinilai menjadi kunci untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
Warga juga berharap adanya operasi penertiban secara rutin di wilayah-wilayah yang diduga menjadi titik peredaran narkoba, termasuk di Dusun Asahan dan wilayah Sikampak.
Dengan langkah tegas dan terukur, masyarakat yakin rasa aman dan ketentraman dapat kembali dirasakan oleh warga yang selama ini merasa tertekan akibat maraknya peredaran narkoba.
Penulis : Chairul Ritonga
