Indonesiainvestigasi.com
Rantau Selatan, Labuhanbatu – Sumatra Utara – Peredaran narkotika diduga kembali merajalela di salah satu lingkungan padat penduduk di Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Seorang pria berusia sekitar 40 tahun, yang oleh warga hanya disebut berinisial IPU, menjadi sorotan tajam masyarakat setempat.
IPU disebut-sebut licin dan lihai bak belut. Sulit disentuh, sulit dilacak, namun namanya nyaris tak asing di telinga warga sekitar. Dari informasi yang dihimpun di lapangan beberapa waktu lalu, IPU diduga kuat berperan sebagai bandar narkoba jenis sabu-sabu atau yang kerap disebut warga sebagai “sabun” atau “garam Cina”.
“Siapa yang tak kenal bang itu di sini? Sudah lama,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan.
“Kalau ada yang mau ‘belanja’, katanya langsung saja ke rumahnya. Tapi orangnya licin, pelit informasi, dan pintar menghindar,” tambahnya.
Warga menilai, keberadaan sosok yang diduga menjadi pengendali peredaran narkoba tersebut telah berubah menjadi mesin penghancur masa depan generasi muda-mudi. Anak-anak muda yang dulunya aktif dan produktif, kini satu per satu terjerumus, membuat keresahan kian memuncak.
Seorang tokoh masyarakat setempat mengungkapkan bahwa laporan dan bisik-bisik soal dugaan aktivitas IP bukanlah hal baru. Namun hingga kini, belum terlihat langkah tegas yang benar-benar dirasakan masyarakat.
“Kami ini hanya ingin hidup tenang. Lingkungan kami rusak pelan-pelan. Anak-anak kami jadi korban,” ujarnya dengan nada kecewa.
Keresahan tersebut kini berubah menjadi harapan besar agar aparat penegak hukum tidak tinggal diam. Warga dan publik mendesak Satnarkoba Polres Labuhanbatu bersama Kodim 0209/LB untuk segera turun tangan, melakukan penyelidikan mendalam, dan mengambil langkah cepat serta terukur.
Masyarakat menegaskan, mereka tidak menginginkan main hakim sendiri. Yang mereka harapkan hanyalah kehadiran negara untuk memutus mata rantai peredaran narkoba yang diduga telah mengakar.
“Kalau aparat bergerak cepat dan tegas, kami yakin lingkungan ini bisa kembali aman, nyaman, dan tentram,” pungkas seorang warga.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang diharapkan segera menindaklanjuti laporan dan informasi dari masyarakat demi menyelamatkan generasi penerus bangsa dari bahaya narkotika.
Penulis : Chairul Ritonga







