Dari Shanghai, Yusman Dawolo Gagas Gunungsitoli 2045 Jadi Kota Modern

Indonesia Investigasi 

GUNUNGSITOLI – Pemandangan megah Kota Shanghai, Tiongkok, saat menyusuri Sungai Huangpu menggunakan kapal pesiar, menjadi inspirasi. Bagi Dr. H.C., Yusman Dawolo, M.Kom.I., yang dikenal sebagai salah satu Tokoh dari Kepulauan Nias, yang akrab disapa Bang YD, untuk membayangkan masa depan Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara.

 

Ditengah kemajuan kota metropolitan Shanghai, Bang YD tidak hanya menikmati keindahan arsitektur dan modernisasi perkotaan, tetapi juga memikirkan bagaimana potensi Gunungsitoli dapat dikembangkan menjadi kota yang maju, modern, cerdas, dan memiliki daya saing hingga tingkat internasional.

Bacaan Lainnya

 

Menurutnya, pembangunan Gunungsitoli tidak boleh hanya berorientasi pada kebutuhan saat ini. Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat perlu memiliki visi pembangunan jangka panjang untuk 25 hingga 50 tahun mendatang.

 

Ia membayangkan Gunungsitoli pada 2045 sebagai kota modern dengan infrastruktur yang tertata, gedung-gedung pencakar langit yang dirancang sesuai tata ruang, pelabuhan modern, investasi berskala nasional dan internasional, serta sektor pariwisata yang mampu menarik wisatawan dari berbagai penjuru dunia.

 

Tidak hanya itu, pembangunan ekonomi juga harus memberikan dampak konkret bagi masyarakat melalui terbukanya lapangan pekerjaan, berkembangnya UMKM, meningkatnya kualitas pendidikan, serta pelayanan kesehatan yang semakin maju dan berkualitas.

 

“Shanghai adalah inspirasi, Gunungsitoli memiliki potensi, kita tidak boleh hanya membangun untuk hari ini, tetapi harus mulai merancang Gunungsitoli untuk 25 sampai 50 tahun ke depan”, Kata Bang YD

 

Ia menilai, kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari megahnya bangunan dan tingginya gedung, tetapi juga dari kualitas hidup masyarakat, kekuatan ekonomi lokal, kemudahan pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, serta kemampuan pemerintah menciptakan peluang kesejahteraan bagi seluruh warga.

 

Karena itu, diperlukan perencanaan pembangunan yang terintegrasi, keberanian melakukan terobosan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, investor, akademisi, generasi muda, dan masyarakat.

 

Gunungsitoli memiliki peluang untuk berkembang sebagai pintu gerbang Kepulauan Nias. Posisi strategis tersebut perlu didukung pembenahan infrastruktur, pengembangan kawasan pelabuhan, konektivitas transportasi, penataan kota, penguatan sektor perdagangan, serta promosi potensi wisata Kepulauan Nias.

 

Bang YD berharap gagasan tersebut dapat menjadi motivasi bersama untuk membangun masa depan Gunungsitoli dengan visi yang lebih besar dan berorientasi pada generasi mendatang.

 

Baginya, kota besar tidak lahir hanya dari mimpi, tetapi dari keberanian menyusun perencanaan, konsistensi menjalankan pembangunan, dan komitmen bersama untuk mewujudkannya.

 

Gunungsitoli 2045, Kota modern, Kota wisata dunia, pusat pertumbuhan ekonomi, dan rakyat sejahtera

 

Shanghai boleh menjadi inspirasi, tetapi masa depan Gunungsitoli harus dibangun dengan potensi, kerja keras, dan cita-cita besar anak daerah sendiri

 

(FZ)

Pos terkait