Indonesia Investigasi
ACEH UTARA – Indonesiainvestigasi, 3 Februari 2026 — Setelah sempat terhenti akibat bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada 26 November 2025 lalu, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Dewantara kembali menjalankan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara normal sejak 5 Januari 2026. Meski gedung sekolah tidak terdampak langsung oleh banjir, aktivitas belajar mengajar sempat terganggu karena kondisi darurat yang dialami banyak guru dan siswa.
Kembalinya aktivitas sekolah disambut dengan penuh antusias dan kebahagiaan oleh para murid. Sejumlah siswa tampak bersemangat mengikuti pelajaran dan kembali berinteraksi dengan teman-teman mereka di lingkungan sekolah.
Seorang siswa kelas V mengungkapkan rasa senangnya bisa kembali ke sekolah.
“Saya sangat senang bisa kembali belajar dan bertemu teman-teman. Selama banjir saya hanya belajar sendiri di rumah dan sering tidak mengerti pelajaran. Sekarang saya bisa bertanya langsung kepada guru,” ujarnya.
Dukungan penuh juga datang dari para orang tua. Salah seorang wali murid kelas V mengatakan, meskipun keluarganya turut terdampak banjir dan masih dalam tahap pemulihan, pendidikan anak tetap menjadi prioritas utama.
“Kami tetap mengantar anak-anak ke sekolah karena pendidikan mereka sangat penting untuk masa depan,” katanya.
Kepala SDN 2 Dewantara, Nanda Indah Sari, S.Pd., M.A.P., menjelaskan bahwa kondisi gedung dan sarana prasarana sekolah dalam keadaan baik sehingga siap digunakan begitu situasi dinyatakan aman. Pihak sekolah juga melakukan penyesuaian jadwal dan materi pelajaran guna mengejar ketertinggalan selama KBM terhenti.
“Kami memberikan perhatian khusus kepada siswa yang terdampak banjir, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dari segi psikologis. Guru-guru berupaya memastikan anak-anak kembali merasa nyaman dan semangat belajar,” jelasnya.
Dalam rangka mendukung pemulihan proses belajar, SDN 2 Dewantara juga menerima kunjungan mahasiswa Universitas Malikussaleh (UNIMAL) Lhokseumawe yang melaksanakan Program Kuliah Kerja Nyata Pengabdian Pada Masyarakat (KKN-PPM) Tahun 2026. Para mahasiswa turut mengisi kegiatan edukatif dan pendampingan bagi para siswa.
Perwakilan mahasiswa UNIMAL menyampaikan bahwa kehadiran mereka bertujuan membantu pemulihan kondisi belajar pasca bencana.
“Kami memberikan edukasi tentang bahaya bullying, meningkatkan literasi dan numerasi dengan metode yang menyenangkan, serta memberikan bimbingan konseling untuk membantu mengatasi trauma akibat banjir,” ungkapnya.
Dengan dimulainya kembali KBM serta dukungan berbagai pihak, SDN 2 Dewantara diharapkan dapat bangkit dan terus menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi seluruh siswanya pasca bencana.
Jahidi








