Aceh Utara Terima Rp328,456 Miliar, Ayahwa Umumkan Penerima Bantuan

 

Indonesia Investigasi

ACEH UTARA — Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mendapat alokasi bantuan Pemerintah Pusat sebesar Rp328,456 miliar untuk masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi pada tahun 2025. Anggaran tersebut merupakan bagian dari total Rp435,3 miliar bantuan penanganan bencana di Sumatera.

 

Bacaan Lainnya

Juru Bicara Pemkab Aceh Utara, Muntasir Ramli, mengatakan bantuan tersebut terdiri atas Rp305,7 miliar bantuan isi hunian untuk 101.900 kepala keluarga (KK) dan Rp22,756 miliar jaminan hidup (jadup) bagi 16.857 jiwa.

 

“Ini merupakan alokasi bantuan terbesar yang diterima Kabupaten Aceh Utara dan bantuan saat ini sudah tersedia, hanya tinggal menunggu proses pencairan dan penyaluran melalui PT Pos Indonesia,” kata Muntasir, Senin (21/9/2026).

 

Ia menyebutkan alokasi anggaran terbesar merupakan hasil komunikasi intensif dan koordinasi Ayahwa dengan Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial RI, Satgas PRR, lembaga dan berbagai pihak.

 

Ia mengatakan, Ayahwa mengumumkan kembali daftar penerima bantuan secara terbuka agar informasi tersampaikan lebih cepat kepada masyarakat. Pengumuman akan dilanjutkan nanti malam. Senin, (21/9) Pukul. 19.30 WIB melalui akun TikTok Bupati Aceh Utara.

 

Setelah diumumkan, informasi penerima akan diperkuat melalui media cetak dan elektronik. PT Pos Indonesia selanjutnya mengirimkan undangan resmi langsung ke rumah masing-masing penerima.

 

Ia menyebutkan, warga yang belum tercantum namanya pada tahap ini, jangan berkecil hati karena masih ada berkesempatan memperoleh bantuan pada tahap berikutnya sesuai ketentuan dan hasil pendataan.

 

Ia menambahkan, jadwal penyaluran bantuan di masing-masing kantor pos sedang dalam proses koordinasi oleh Kepala Dinas Sosial dan (P3A) Aceh Utara, Fakhrurradhi, S.H., M.H

 

“pemerintah akan terus mengawal proses penyaluran agar bantuan yang diterima oleh masyarakat yang berhak utuh dan tepat sasaran. Bantuan tersebut diharapkan menjadi bagian nyata dari upaya pemulihan pascabencana,” .

Pos terkait