Indonesia Investigasi
ACEH UTARA – Sebuah rumah sederhana di Dusun Timu, Gampong Cot Mee, Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, Usman Puasa (72) menjalani hari-harinya bersama sang istri, Syarbani A. Gani (59), dan ketiga anak mereka.
Rumah yang menjadi tempat berteduh keluarga tersebut berada dalam kondisi memprihatinkan. Keterbatasan kondisi tempat tinggal itu membuat kehidupan keluarga Usman jauh dari kata layak.
Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Baitul Mal Aceh Utara. Pada Kamis (17/9/2025), Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh Utara, Samsul Bahri, S.E., bersama Ketua TP PKK Kabupaten Aceh Utara, Musliana Ismail A. Jalil, mengunjungi keluarga Usman sekaligus menyerahkan bantuan.
Samsul Bahri mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari program Baitul Mal Aceh Utara untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Bantuan ini merupakan bagian dari program Baitul Mal. Hari ini kita menyerahkan bantuan untuk meringankan beban keluarga ini,” kata Samsul Bahri.
Kunjungan tersebut turut didampingi Komisioner Baitul Mal Aceh Utara, Kariman, S.E., Sekretaris Kecamatan Nisam, Azhari Maulana, Geuchik Gampong Cot Mee, serta sejumlah masyarakat.
Tidak hanya menyerahkan bantuan, rombongan juga melihat secara langsung kondisi rumah yang ditempati keluarga Usman. Kondisi bangunan tersebut menjadi perhatian khusus karena dinilai membutuhkan perbaikan agar dapat menjadi tempat tinggal yang lebih layak dan aman.
Melihat kondisi tersebut, Musliana Ismail A. Jalil menyampaikan komitmennya untuk mengupayakan pembangunan rumah yang lebih layak bagi keluarga Usman.
Ia juga meminta Baitul Mal Aceh Utara turut mengambil langkah dalam mendukung upaya tersebut sehingga keluarga Usman dapat segera memiliki tempat tinggal yang lebih layak.
“Insya Allah, dalam waktu dekat ini rumah tersebut akan segera dibangun,” ujar Musliana.
Komitmen tersebut menjadi harapan baru bagi keluarga Usman. Bantuan yang diberikan tidak hanya diharapkan dapat meringankan kebutuhan keluarga, tetapi juga menjadi langkah awal untuk menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak bagi mereka.
Kunjungan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, Baitul Mal, aparatur gampong, dan masyarakat dalam membantu warga yang membutuhkan.
