Polisi Bersama Masyarakat, Waka Polres Nias Menjadi Narasumber Seminar Kriminalitas Remaja dan Pemuda di Kota Gunungsitoli

 

Indonesia-Investigasi.com GUNUNGSITOLI – Wakapolres Nias, Kompol S.K. Harefa, S.Pd., M.H., mewakili Kapolres Nias AKBP Ponzi Indra, S.Kom., S.I.K., M.Tr.Mil., menjadi narasumber dalam kegiatan Seminar Pemuda Remaja Kristen Kota Gunungsitoli yang diselenggarakan oleh Badan Kerja Sama Antar Gereja (BKAG) Kota Gunungsitoli. Kamis, 29-10-2026 Pukul 09.00 Wib, bertempat di Gereja GNKP Indonesia Deninger, Kota Gunungsitoli.

 

Kegiatan yang diikuti sekitar 150 peserta tersebut mengangkat sejumlah isu penting yang berkaitan dengan kehidupan generasi muda, di antaranya kriminalitas remaja dan pemuda, bahaya penyalahgunaan narkoba, dampak krisis kesehatan, serta pentingnya penguatan spiritualitas dan iman dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.

Bacaan Lainnya

 

Dalam seminar tersebut, Wakapolres Nias Kompol S.K. Harefa, S.Pd., M.H., membawakan materi bertajuk “Kriminalitas Remaja dan Pemuda di Kota Gunungsitoli”. Materi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya menaati hukum, menghindari perilaku menyimpang, serta memahami konsekuensi dari tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

Selain Wakapolres Nias, seminar juga menghadirkan Plt. Kepala BNN Kota Gunungsitoli, Leos B. Wirawan Gulo, S.H., yang menyampaikan materi edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba. Sementara itu, dr. Berkat Hia, Sp.S., membawakan materi tentang krisis kesehatan dan dampaknya, serta Pdt. Dr. Oinike Natalia Harefa, M.Th., yang mengulas pentingnya spiritualitas dalam menghadapi persoalan kriminalitas remaja dan pemuda, khususnya melalui tema iman yang rapuh dan jiwa yang runtuh.

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Kabag Kesra, Firman Zebua, S.Pd.SD., perwakilan Aras Gereja Kota Gunungsitoli, Pastor Paulus Posma Manalu, PR., para tokoh agama, panitia BKAG, guru pendamping, pemuda gereja, mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi, serta pelajar SMA dan SMK se-Kota Gunungsitoli.

 

Seminar berlangsung melalui rangkaian ibadah singkat, sambutan, penyampaian materi, serta diskusi interaktif yang dipandu oleh Pdt. Marthin Zebua, S.Th. Forum ini menjadi ruang edukasi dan dialog bagi para peserta untuk memahami berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya tanggung jawab pribadi dan sosial.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan para remaja dan pemuda mampu membentuk karakter yang cerdas, sehat, beriman, berintegritas, serta taat hukum. Peran keluarga, lembaga pendidikan, gereja, pemerintah, dan kepolisian juga menjadi bagian penting dalam membimbing generasi muda agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, dan berbagai bentuk tindak kriminalitas.

 

Polres Nias terus mendorong penguatan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan organisasi kepemudaan, dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif. Pendekatan edukatif dan humanis diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran hukum sejak dini serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

 

(FZ)

Pos terkait