Perusahaan Tambang DEWA Bakrie Grup, Milik H Acmad Bakrie Asal Lampung, Cair Pinjaman 5 Triliun

 

Indonesia Investigasi 

LAMPUNG – PT Bank Central Asia Tbk dan PT Bank Mandiri Tkb (Persero) menggelontor pinjaman dana Rp5 Triliun kepada PT Darma Henwa Tbk (DEWA), Selasa (30/12/2025), kemarin. PT DEWA adalah kontraktor tambang milik Grup Bakrie.

 

Bacaan Lainnya

Fasilitas kredit pinjaman yang diperoleh DEWA, menurut Direktur & Corporate Secretary DEWA, Mukson Arif Rosyidi, terdiri atas kredit investasi senilai Rp3,39 triliun dan kredit modal kerja Rp1,61 triliun.

 

DEWA bersama BCA dan BMRI (Bank Mandiri) menyepakati jangka waktu kredit investasi selama 5 tahun, dengan suku bunga pinjaman Compounded Indonia 90 Hari + Margin efektif 6,75%.

 

Sementara fasilitas kredit modal kerja diberikan dengan jangka waktu selama 2 tahun, dengan tingkat suku bunga yang sama.

 

Siapa pihak Bakrie Grup yang dibakal menerima manfaat atas pinjaman tersebut? Mukson Arif Rosyidi, sebagaimana dilaporkan IDNfinansial.com, Rabu (31/12/2025), adalah pemilik saham terbesar PT DEWA, yaitu Nirwan Dermawan Bakrie, putra ketiga dari Achmad Bakrie yang mendirikan Grup Bakrie.

 

Mukson menambahkan bahwa perolehan fasilitas utang itu bersifat material, karena nilainya melebihi total ekuitas DEWA per 30 Juni 2025 yang hanya sebesar Rp4,89 triliun.

 

Sampai dengan 30 September 2025, sebanyak 48,51% saham DEWA dimiliki oleh investor publik dengan porsi kepemilikan masing-masing di bawah 5%.

 

Sejumlah institusi yang turut menjadi pemegang saham DEWA adalah Goldwave Capital Limited dengan porsi 9,38%, Zurich Aset International 6,18%, PT Madhani Talatah 8,07%, Andhesti Tungkas 11,76%, PT Antareja Mahada 9,27%, dan CIMB Securities 6,38%.

 

Bakrie Grup

Dikutip laporan wikepedia.com — Bakrie Group adalah sebuah perusahaan konglomerat yang didirikan oleh Achmad Bakrie pada tahun 1942. Perusahaan bergerak di banyak sektor, termasuk Pertambangan, MIGAS, Properti, Infrastruktur, Media, dan Telekomunikasi. Bakrie Group adalah satu dari grup bisnis terbesar di Indonesia, dengan 10 anak usahanya yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

 

Saat Ini, Bakrie Group dipimpin oleh Nirwan D. Bakrie (Chairman) dan Indra U. Bakrie (Co-Chairman).

Aburizal Bakrie telah pensiun dari Bakrie Group pada tahun 2004 untuk meneruskan karier Politiknya yang pada saat itu menjabat sebagai Menko Perekonomian. Pada tahun 2009, Aburizal Bakrie dipilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar.

 

Bakrie Group adalah konglomerat milik Keluarga Bakrie asal Menggala Tulang Bawang, didirikan oleh H. Achmad Bakrie pada tahun 1942, dengan bisnis yang beragam mulai dari energi, pertambangan, infrastruktur, hingga media dan telekomunikasi, dan saat ini dipimpin oleh generasi penerus seperti Anindya Bakrie (putra Aburizal Bakrie) dan generasi lain dari keluarga Bakrie.

 

Meskipun sahamnya sebagian dimiliki publik, inti kepemilikan dan kendalinya tetap di tangan keluarga Bakrie melalui beberapa perusahaan induk.

 

Sejarah Singkat:

Pendiri: Achmad Bakrie memulai usaha dari perdagangan hasil bumi (kopi, karet, lada) di Lampung.

Perkembangan: Perusahaan berkembang menjadi PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) pada tahun 1942, bergerak di berbagai sektor.

 

Generasi Penerus: Dipimpin oleh putra-putra Achmad Bakrie (seperti Aburizal, Nirwan, Indra Bakrie) dan kini cucu-cucunya (seperti Anindya Bakrie).

 

Struktur Kepemilikan (Contoh di BNBR):

Meskipun PT Biofuel Indo Sumatra (10,05%), Daley Capital Limited (6,57%), PT.KB Valbury Sekuritas (5,86%), dan Publik (77,52%) memiliki saham di PT Bakrie & Brothers Tbk, keluarga Bakrie mengendalikan grup melalui kepemilikan di perusahaan-perusahaan induk dan afiliasi.

 

Sektor Usaha Utama:

Pertambangan (Bumi Resources)

Energi & Migas

Infrastruktur & Konstruksi

Telekomunikasi & Media (VIVA)

Manufaktur (Pipa Baja, Otomotif)

Agribisnis (Perkebunan)

Secara keseluruhan, Bakrie Group adalah kelompok usaha keluarga yang telah mapan di Indonesia dengan bisnis yang tersebar luas dan dijalankan oleh generasi penerus keluarga Bakrie.

 

Hendrik

Pos terkait