Indonesia Investigasi
BIREUEN – DPW FPI Bireuen secara resmi melakukan pembayaran panjar (uang muka) pembuatan perahu bagi nelayan korban banjir bandang di Kabupaten Bireuen.Pada Jum’at, (20/02/2026).
Program ini merupakan bagian dari tindak lanjut kunjungan kemanusiaan Ketua DPP HILMI-FPI beberapa waktu lalu, sekaligus bentuk komitmen nyata dalam percepatan pemulihan ekonomi masyarakat pesisir yang terdampak bencana.
Sebagaimana diketahui, banjir bandang yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Bireuen telah menyebabkan kerusakan berat terhadap sarana tangkap nelayan, termasuk perahu yang menjadi alat utama pencarian nafkah. Banyak nelayan kehilangan mata pencaharian akibat rusaknya perahu mereka.
Melalui program ini, DPW FPI Bireuen memulai proses pembuatan unit perahu baru yang akan diserahkan kepada nelayan terdampak, khususnya di wilayah pesisir Kecamatan Jangka dan sekitarnya. Pembayaran panjar ini menjadi langkah awal agar proses produksi perahu dapat segera berjalan tanpa hambatan.
Adapun tujuan program ini adalah:
Mengembalikan mata pencaharian nelayan korban banjir.
Mempercepat pemulihan ekonomi keluarga terdampak.
Mendorong kemandirian dan ketahanan ekonomi masyarakat pesisir.
Kami menegaskan bahwa bantuan ini bukan hanya bersifat karitatif, tetapi merupakan bagian dari program pemberdayaan jangka menengah agar para nelayan dapat kembali melaut dan memenuhi kebutuhan keluarga mereka secara mandiri.
DPW FPI Bireuen menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur dan pihak yang telah berpartisipasi dalam mendukung program ini. Semoga setiap bantuan yang diberikan menjadi amal jariyah dan mendapatkan balasan terbaik dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Kami juga berharap sinergi dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar program-program pemulihan pasca banjir bandang di Kabupaten Bireuen dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.
M. Riki
