Indonesia-Investigasi.com
GUNUNGSITOLI – Mewujudkan Polri yang humanis, dekat dengan masyarakat, serta hadir sebagai mitra dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Polres Nias melaksanakan kegiatan Minggu Kasih Polisi Bersama Masyarakat di Gereja ONKP Jemaat Gunungsitoli, Jalan Pelita, Kota Gunungsitoli. Minggu, 25 Oktober 2026, Pukul 07.30 Wib.
Kapolres Nias AKBP Ponzi Indra, S.Kom., S.I.K., M.Tr.Mil., diwakili Wakapolres Nias KOMPOL Selamat Kurniaman Harefa, S.Pd., M.H., dan turut hadir PS. Kasat Binmas, Kasi Propam, Plt. Kasi Humas, serta personel Polres Nias.
Kehadiran jajaran kepolisian di tengah jemaat menjadi wujud nyata komitmen Polri untuk membangun komunikasi, mempererat tali silaturahmi, dan menyerap aspirasi masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Dalam kegiatan tersebut, Minggu Kasih menjadi ruang kebersamaan antara polisi dan masyarakat untuk saling berbagi pesan positif, meningkatkan kepedulian, serta memperkuat sinergi dalam menghadapi berbagai tantangan sosial.
Adapun sejumlah topik penting yang disampaikan meliputi bahaya penyalahgunaan narkoba, pentingnya tertib berlalu lintas serta ajakan agar masyarakat bijak dalam menggunakan media sosial.
Terkait bahaya narkoba, masyarakat diimbau untuk menjauhi segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Keluarga, lingkungan gereja, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan turut berperan aktif dalam membangun kesadaran serta melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.
Dalam hal keselamatan berlalu lintas, Polres Nias mengajak masyarakat untuk senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, membawa dokumen kendaraan yang sah, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Imbauan ini disampaikan sebagai langkah meningkatkan kesadaran masyarakat menjelang pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026.
Selain itu, masyarakat diingatkan untuk menggunakan media sosial secara bijak dengan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, menghindari ujaran kebencian, serta menjaga etika dalam berkomunikasi di ruang digital.
Kegiatan Minggu Kasih tersebut turut diisi dengan suasana ibadah bersama jemaat, dengan Pdt. Sizuaman Gulo, S.Th., sebagai pengkhotbah.
Momentum ini semakin memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan yang damai.
Melalui kegiatan ini, Polres Nias menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.
Polisi Bersama Masyarakat bukan sekadar slogan, melainkan komitmen untuk terus hadir, mendengar, melayani, dan melindungi.
Dengan komunikasi yang terbuka serta kerja sama yang berkelanjutan, Polres Nias berharap terwujudnya situasi kamtibmas yang aman, tertib, damai, dan kondusif di wilayah hukum Polres Nias.
(Team)
