Masyarakat Minta Ketegasan Aparat, Desak Polsek Bilah Hilir dan Satnarkoba Polres Labuhanbatu Tangkap Jack yang Diduga Pengendali Sabu

 

Indonesiainvestigasi.com

Labuhanbatu – Sumatra Utara. 29 April 2026 — Gelombang keresahan masyarakat di wilayah Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, kian memuncak. Warga secara terbuka meminta ketegasan, kesanggupan, dan keberanian aparat penegak hukum, khususnya Polsek Bilah Hilir dan Satnarkoba Polres Labuhanbatu, untuk segera memburu dan menangkap seorang pria yang dikenal dengan sebutan Jack, yang diduga sebagai pengendali peredaran narkoba jenis sabu di wilayah tersebut.

 

Bacaan Lainnya

Permintaan itu bukan tanpa alasan. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah narasumber masyarakat pada 29 April 2026, sosok Jack disebut-sebut telah lama beroperasi dan dinilai sangat licin dalam menghindari jerat hukum. Bahkan, menurut sumber yang enggan disebutkan identitasnya, jaringan yang diduga dikendalikan Jack disebut sudah tersebar di berbagai titik strategis di wilayah Kecamatan Bilah Hilir.

 

“Jack itu licin dan seolah tidak takut dengan aparat. Buktinya, orang-orangnya sampai sekarang masih ada di mana-mana. Ada di Desa Sei Tampang, di wilayah Perkebunan Negeri Lama, bahkan di Kota Negeri Lama juga ada,” ungkap seorang narasumber dengan nada tergesa, seakan menahan rasa cemas yang mendalam.

 

Diduga Memiliki Jaringan Luas dan Omzet Fantastis.

Menurut sejumlah informasi yang berkembang di tengah masyarakat, peredaran narkoba yang diduga dikendalikan oleh Jack bukanlah perkara baru. Aktivitas tersebut disebut telah berlangsung cukup lama dan diduga memiliki jaringan yang kuat serta terorganisir.

 

Warga menyebut bahwa transaksi narkoba jenis sabu di beberapa titik wilayah Bilah Hilir diduga masih berlangsung hingga saat ini. Kondisi tersebut membuat masyarakat merasa terancam, terutama bagi para orang tua yang khawatir anak-anak mereka terjerumus dalam lingkaran penyalahgunaan narkoba.

 

“Kalau ini terus dibiarkan, kami takut generasi muda di kampung ini rusak. Sudah lama kami dengar aktivitas ini, dan kalau benar omzetnya besar seperti yang disebut-sebut, berarti peredarannya juga besar,” ujar seorang warga yang ditemui di sekitar wilayah Negeri Lama.

 

Isu mengenai omzet yang disebut-sebut fantastis dari bisnis haram tersebut semakin menambah kegelisahan warga. Mereka menilai, jika dugaan tersebut benar, maka jaringan yang beroperasi kemungkinan memiliki sistem yang rapi dan sulit ditembus tanpa tindakan tegas dari aparat.

 

Aktivis Mahasiswa Kutuk Keras Dugaan Peredaran.

Tidak hanya masyarakat umum, suara keras juga datang dari kalangan aktivis mahasiswa yang turut mengecam dugaan maraknya peredaran narkoba di wilayah Bilah Hilir. Salah satu aktivis pergerakan mahasiswa, Idris Siregar, secara tegas meminta aparat penegak hukum untuk tidak tinggal diam menghadapi persoalan yang dinilai sudah meresahkan masyarakat luas.

 

Dalam keterangannya, Idris menyampaikan bahwa aparat penegak hukum harus segera mengambil langkah nyata dan tidak hanya menjadi penonton terhadap persoalan yang semakin berkembang.

 

“Jangan tidur dan jangan jadi penonton, penegak hukum harus bertindak. Berikan kenyamanan dan ketentraman bagi masyarakat. Kalau perlu, apakah kami harus kembali menyuarakan ini di jalanan agar aparat membuka mata lebar-lebar dan segera menangkap Jack tersebut?” tegas Idris Siregar dengan nada lantang.

 

Pernyataan tersebut mencerminkan kekecewaan dan kekhawatiran yang mulai meluas di kalangan masyarakat dan mahasiswa terhadap kondisi keamanan di wilayah mereka.

 

Kinerja Aparat Mulai Dipertanyakan

Seiring dengan beredarnya berbagai informasi terkait dugaan aktivitas jaringan narkoba tersebut, sebagian masyarakat mulai mempertanyakan kinerja aparat penegak hukum di wilayah setempat.

 

Mereka berharap aparat dapat menunjukkan keseriusan dalam memberantas narkoba, terutama terhadap pihak-pihak yang diduga menjadi pengendali utama.

 

Kekhawatiran publik disebut semakin meningkat karena hingga saat ini, menurut sejumlah warga, aktivitas yang diduga terkait peredaran narkoba masih sering terdengar di beberapa wilayah desa.

 

“Publik mulai khawatir dengan kondisi ini. Kami ingin melihat tindakan nyata, bukan sekadar janji. Kalau memang ada pelaku, tangkap dan proses sesuai hukum,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat.

 

Harapan Masyarakat. Bertindak Cepat dan Tegas.

Masyarakat Bilah Hilir berharap aparat penegak hukum, khususnya Polsek Bilah Hilir dan Satnarkoba Polres Labuhanbatu, dapat segera melakukan langkah konkret dalam menindaklanjuti berbagai informasi yang beredar di tengah masyarakat.

 

Langkah-langkah seperti penyelidikan intensif, pemetaan wilayah rawan, serta penindakan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dinilai sangat penting demi mengembalikan rasa aman di tengah masyarakat.

 

Warga menilai, jika dugaan peredaran narkoba tersebut tidak segera ditindak, maka dampaknya bisa semakin luas dan merusak sendi-sendi kehidupan sosial masyarakat, khususnya generasi muda.

 

Masyarakat Ingin Lingkungan Aman dari Narkoba.

Pada akhirnya, suara masyarakat Bilah Hilir bermuara pada satu harapan besar: terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari ancaman narkoba. Mereka berharap aparat penegak hukum dapat menunjukkan keberanian dan komitmen nyata dalam memberantas segala bentuk peredaran narkotika di wilayah hukum mereka.

 

Dengan meningkatnya tekanan publik dan sorotan dari berbagai kalangan, masyarakat kini menunggu langkah nyata dari aparat untuk membuktikan keseriusan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Bilah Hilir.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak aparat penegak hukum belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan aktivitas yang disebut-sebut melibatkan sosok berinisial Jack tersebut.

 

 

 

Penulis : Chairul Ritonga

Pos terkait