Indonesiainvestigasi.com
SUBULUSSALAM –Sebanyak 33 Kepala Kampong (Geuchik) beserta Ketua TP-PKK, Bunda PAUD dan Ketua TP Posyandu se-Kota Subulussalam resmi dilantik.
Pelantikan berlangsung khidmat di Aula Pendopo Walikota Subulussalam, Selasa, 27 Oktober 2026.
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Walikota Subulussalam Haji Rasid Bancin dan dihadiri Wakil Walikota Subulussalam Nasir SE,Ketua DPRK Subulussalam Ade Padli pranata Bintang,S.Ked,Anggota DPRK Antoni, Waka Polres Subulussalam Kompol Ikmal, S.E., M.A.P, mewakili Dandim 0118Mayor Inf. Panarimo, Kajari di wakili kasubsi II intel Kajari,a.n.owen , Ketua MPU Sarkawi Nur, Ketua Mahakamah, syariah Syukri Adly,SH.MH.Sekda Subulussalam Asrul Assani,S.E.M.Si, Ketua TP.PKK kota Subulussalam,Hj.Yarnida Zai,para asisten kota Subulussalam,para kepala SKPK kota Subulussalam,para camat sekota subulusalam,para danramil dan kapolsek kota Subulussalam para kepala kampong sekota subulusalam serta keluarga dan warga dari 33 Geuchik yang dilantik.
Dalam arahannya, Walikota Subulussalam memberikan pesan penting kepada 33 Geuchik yang baru dilantik agar menjaga amanah yang telah dipercayakan oleh masyarakat.
“Amanah yang dijunjung dan dipercayai oleh masyarakat harus dijaga dengan baik. 33 Geuchik yang hari ini dilantik adalah pilihan rakyat, jangan kecewakan rakyat,” tegas Walikota dalam sambutannya.
Walikota Haji Rasid Bancin juga menitipkan pesan tegas yang menjadi perhatian khusus bagi seluruh kampong.
Pertama, Walikota berpesan agar para kepala kampong tidak menjual tanah kepada orang luar demi menjaga aset dan masa depan kampong.
Kedua, ia meminta agar dalam pemilihan Imam Masjid harus memilih sosok yang benar-benar mengerti urusan agama, agar pembinaan umat di kampong berjalan dengan baik.
Yang paling ditekankan, Walikota meminta agar seluruh Geuchik segera mengaktifkan Linmas (Perlindungan Masyarakat) kampong.
“Linmas harus aktif menjaga kampong, menertibkan perlindungan masyarakat dari penyakit masyarakat. Minuman mabuk-mabukan, pemuda-pemudi yang berkeliaran larut malam, perlu dilaporkan kepada pengurus desa,” tegas Walikota.
Pesan ketiga ini mendapat sambutan antusias dari para Geuchik karena maraknya penyakit masyarakat di kampong.
Acara pelantikan 33 Geuchik tersebut berlangsung lancar dan ditutup dengan sesi foto bersama serta ucapan selamat dari seluruh tamu undangan.
