Indonesia Investigasi
Alue Rambong, 28 Maret 2025 – Suasana haru dan kebahagiaan terpancar di wajah anak-anak yatim piatu di Gampong Alue Rambong menjelang Hari Raya Idul Fitri. Keuchik Alue Rambong, Efendi, kembali menggelar kegiatan sosial penuh makna dengan mengajak mereka berbuka puasa bersama, berbelanja baju lebaran, serta memberikan santunan sebagai wujud kasih sayang dan kepedulian.
Di tengah hiruk-pikuk persiapan Lebaran, Keuchik Efendi memastikan bahwa 10 anak yatim piatu di gampongnya dapat merasakan kebahagiaan yang sama seperti anak-anak lainnya. Setiap anak diberikan bantuan uang sebesar Rp1.000.000 untuk membeli baju baru, agar mereka bisa tampil ceria di hari kemenangan. Tak hanya itu, santunan dalam bentuk amplop juga disalurkan dengan penuh kehangatan: anak yatim menerima Rp1.500.000, sementara anak piatu mendapatkan Rp1.200.000. Secara keseluruhan, total donasi yang terkumpul mencapai Rp25.500.000, hasil dari kebaikan para dermawan yang peduli terhadap sesama.
Kegiatan ini bukanlah yang pertama kali dilakukan. Sejak Keuchik Efendi mulai memimpin Gampong Alue Rambong pada tahun 2020, acara berbagi ini telah menjadi tradisi tahunan yang terus berlangsung hingga kini. Setiap tahunnya, beliau dengan penuh keikhlasan memastikan bahwa anak-anak yatim piatu di desanya merasakan kebahagiaan yang sama seperti anak-anak lainnya di hari yang fitri.
Keuchik Efendi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini. Dengan mata berbinar penuh harapan, ia mengungkapkan, “Saya sangat bersyukur karena kegiatan ini terus bisa berjalan. Ini bukan hanya sekadar berbagi materi, tetapi juga berbagi kebahagiaan, cinta, dan harapan kepada mereka yang membutuhkan. Terima kasih kepada seluruh donatur, aparatur gampong, serta masyarakat Alue Rambong yang selalu bahu-membahu dalam kebaikan ini. Semoga setiap rupiah yang disedekahkan menjadi berkah dan ladang amal bagi kita semua.”
Tangis haru beberapa anak tak terbendung saat mereka menerima santunan. Ada yang memeluk erat baju baru mereka, ada pula yang menggenggam amplop dengan mata berkaca-kaca, seolah tidak percaya bahwa mereka masih begitu dicintai. Kegiatan yang penuh makna ini bukan sekadar pemberian bantuan, tetapi juga pengingat bahwa kepedulian dan kasih sayang adalah anugerah yang tak ternilai harganya.
Semoga tradisi berbagi ini terus berlanjut dan semakin banyak tangan-tangan baik yang tergerak untuk membantu sesama. Keuchik Efendi dan seluruh masyarakat Alue Rambong telah membuktikan bahwa kebersamaan dan kepedulian adalah kunci untuk menciptakan dunia yang lebih indah dan penuh kasih.