Indonesia Investigasi
PEKALONGAN – Indonesia investigasi.com – Polres Pekalongan – Polda Jateng – Kabid Propam Polda Jateng Kombes Pol Saeful Anwar, S.Sos., S.I.K., M.H., memberikan pengarahan tegas kepada seluruh personel Polres Pekalongan dalam apel khusus di halaman Mapolres setempat, Kamis (22/01/2026) siang.
Dalam arahannya, ia menekankan agar anggota Polri tetap membumi dan menjauhi tindakan yang dapat merusak citra kepolisian.
Apel yang berlangsung singkat namun padat ini dihadiri langsung oleh Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., Wakapolres, jajaran Pejabat Utama (PJU), hingga para Kapolsek.
Kombes Pol. Saeful Anwar mengawali arahannya dengan memberikan apresiasi kepada jajaran Polres Pekalongan atas suksesnya pengamanan Operasi Lilin Candi 2025 yang lalu. Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan, khususnya Operasi Ketupat Candi saat Ramadhan nanti, memerlukan profesionalisme yang lebih tinggi.
“Rekan-rekan adalah manusia pilihan Tuhan yang terpilih menjadi anggota Polri. Maka dari itu, jangan pernah menjadi polisi yang sombong dan arogan. Tunjukkan kebanggaan kalian dengan menjadi polisi yang baik di mata masyarakat,” tegas Kombes Pol. Saeful Anwar di hadapan ratusan personel.
Peringatan keras juga disampaikan terkait perilaku menyimpang anggota di lapangan. Kabid Propam menegaskan tidak akan menoleransi adanya tindakan sewenang-wenang yang merugikan rakyat.
“Saya minta tolong, laksanakan tugas dengan profesional, proporsional, dan penuh hati nurani. Jangan sampai saya jumpai anggota yang bertindak sewenang-wenang seperti pemerasan atau penganiayaan. Layani masyarakat dengan baik sesuai tugas pokok kita sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan,” tambahnya.
Secara khusus, ia juga memberikan pesan kepada para Bintara Remaja agar benar-benar memahami tupoksi Polri yang tertuang dalam UU No. 2 Tahun 2002 sebagai fondasi dalam bertugas.
Usai memberikan arahan, kegiatan tidak berhenti begitu saja. Tim Bid Propam Polda Jateng langsung menggelar Gaktiplin secara menyeluruh. Petugas melakukan pemeriksaan sikap tampang, kelengkapan surat diri, hingga melakukan pengecekan ponsel milik anggota.
Pemeriksaan ponsel ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya keterlibatan anggota dalam praktik judi online (judol) maupun pinjaman online (pinjol) yang tengah menjadi perhatian serius pimpinan Polri.
Tak hanya itu, sebagai bentuk komitmen pemberantasan narkoba di internal kepolisian, seluruh personel mulai dari perwira hingga bintara diwajibkan menjalani tes urine dadakan. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh anggota Polres Pekalongan bersih dari penyalahgunaan narkotika sebelum terjun melayani masyarakat.
( Ari )
