Indonesia Investigasi
LAMPUNG – Tokoh masyarakat Lampung yang juga Mustasyar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Lampung, M. Alzier Dianis Thabranie, S.E., S.H., berharap jajaran Polda Lampung bersikap tegas terhadap para pelaku tindak pidana. Seperti pelaku curanmor, begal, jambret dan lainnya, yang kini kian marak dan dinilai sudah sangat meresahkan masyarakat.
Saya minta Kapolda Lampung, Bapak Irjen. Helfi Assegaf dan segenap jajarannya dapat meningkatkan kewaspadaan dan memprioritaskan pengamanan di masyarakat dengan cara bersikap tegas kepada para pelaku tindak kriminal,” tegas Alzier, Minggu, 17 Mei 2026.
Menurut Alzier, para pelaku tindak kriminal seperti pelaku curanmor, begal, jambret dan lainnya kini sudah sangat nekat dalam menjalankan setiap aksinya. Mereka bahkan tidak segan-segan untuk melukai atau membunuh para korbannya.
Misalnya peristiwa terbaru yang terjadi pada, Brigpol Arya Supena, Sabtu, 9 Mei 2026 lalu. Dimana Anggota Sat Intel Polda Lampung tersebut, harus meregang karena ditembak pelaku curanmor hingga tewas.
Pertanyaannya, dengan anggota polisi saja, para pelaku kriminal ini sangat berani dan sadis hingga melakukan pembunuhan saat menjalankan aksinya. Apalagi dengan masyarakat atau rakyat biasa. Jadi sekali lagi, saya mohon jajaran Polda Lampung agar dapat lebih berani untuk bersikap tegas. Jangan ragu terapkan SOP (standar operasional prosedur,red) berupa tindakan tembak di tempat terhadap para pelaku tindak kriminal tersebut,” tutur Alzier.
Mengapa ? Agar lanjutnya, langkah ini bisa menimbulkan efek jera dan menjadi peringatan bagi para pelaku lain untuk segera menghentikan aksi kriminal mereka. Sehingga kedepannya, tercipta rasa aman di tengah masyarakat dalam menjalankan semua aktifitasnya.
Nantinya dengan terciptanya rasa aman dan iklim yang kondusif akan berdampak juga pada peningkatan perkembangan dunia usaha di Lampung. Dimana para pengusaha atau pemodal, akan masuk dan mengembangkan usahanya dengan berinvestasi di Lampung sehingga berdampak lagi pada terciptanya lapangan kerja,” himbau Alzier lagi yang juga merupakan Ketua Dewan Penasehat Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Provinsi Lampung dan Ketua DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Provinsi Lampung ini kembali.
Hendrik
