Disdik Dayah Banda Aceh Kembali Usulkan Pemberdayaan Ekonomi Dayah pada BMA

 

Indonesia Investigasi

BANDA ACEH – Kepala Dinas Pendidika Dayah, Muhammad, S.Sos, MM melalui Plh. Sekretaris Dinas Pendidikan Dayah Kota Banda Aceh, Muhammad Syarif, SHI, MH mengusulkan pemberdayaan Ekonomi Dayah pada Baitul Mal Aceh (BMA) Tahun 2026. Langkah tersebut dilakukan sebagai ikhtiar dalam upaya mewujudkan kemandirian Ekonomi Dayah di Kota Banda Aceh.

 

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut Syarif mengatakan pada Tahun 2025 Disdik Dayah Banda Aceh telah Berjuang mengusulkan sebanyak 15 Dayah di Banda Aceh kepada BMA untuk memperoleh bantuan modal usaha produktif, alhamdulillah di bantu modal usaha pada 2 Dayah yaitu Dayah Mishrul Huda Malikussaleh di Lanjame, Pimpinannya Waled Rusli Daud, SHI, M.Ag dan Dayah Mabdaul Ulum Al Aziziyah, Pimpinan Waled Muhibbah Hajat, S.Sos.I.

 

Untuk Tahun 2026, Disdik Dayah kembali mengusulkan sebanyak 15 Dayah di Banda Aceh agar memperoleh bantuan modal usaha produktif dari BMA. Adapun dayah-dayah tersebut antara lain;

1. Dayah Terpadu Inshafuddin

2. Dayah Modern Babun Naja

3. Dayah Modern Darul Ulum

4. Baital Atiq

5. Misbahus Shalihin Al Waliyah

6. Madinatul Fata

7. Mini Aceh

8. Darul Fikri Al Waliyah

9. Bustanul Huda

10. Darul Fityan

11. Nidhamul Fata

12. Raudhatul Jannah Ateuk Jawoe

13. Liwaul mukhlisin

14. Al Athiyah Tahfidz Qur`an

15. BTRG.

 

Semoga tahun ini lebih banyak lagi dayah di Banda Aceh memperoleh bantuan modal usaha produktif ungkap Carlie Papa Romeo (JZ01CPR) panggilan akrab jalur langit (udara) di komunitas Radio Antar Penduduk Republik Indonesia (RAPI) Kota Banda Aceh. (JZ01MIK).

 

Redaksi IIC

Pos terkait