Indonesia Investigasi
SULTAN DAULAT, SUBULUSSALAM -Serah terima jabatan definitif sebanyak 8 Kepala Kampung tahun 2026 di Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, berlangsung sukses dan penuh semangat, Rabu (05/11/2026) di Aula Kantor Camat Sultan Daulat.
Dengan tema “Mantapkan Sinergi dan Kuatkan Kolaborasi Menuju Kampong Ta Maju, acara tersebut sekaligus menjadi momen penyerahan stempel, aset desa, dan kwitansi dari mantan Pj Kepala Kampung kepada Gecik definitif yang baru dilantik.
Acara tersebut dihadiri Camat Sultan Daulat Ahmadi, S.E., Asisten II Setdako Subulussalam Jhoni Arizal, S.STP., M.Si., Kesbangpol Khairunnas, Sekretaris DPMK, Kabag Tata Pemerintahan Setdako Kota Subulussalam, Kapolsek diwakili Habib, Danramil Sultan Daulat, seluruh mantan Pj Kepala Kampung se-Kecamatan Sultan Daulat, Ibu PKK, Ketua BPKam, serta tamu undangan dan keluarga Gecik definitif.
Camat Ahmadi: Terima Kasih Pj Yang Telah Sukseskan Pilkades 2026
Dalam sambutannya, Camat Sultan Daulat Ahmadi, S.E. menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para Pj Kepala Kampung yang telah menyukseskan Pilkades.
“Terima kasih kepada Pj Kepala Kampung yang telah menyukseskan Pilkades. Semoga kebaikan dan ketulusan membangun desa yang telah diemban menjadi amal ibadah jariyah,” ujar Ahmadi.
Sementara itu, Asisten II Setdako Subulussalam, Jhoni Arizal, S.STP., M.Si. menyampaikan apresiasi tinggi kepada para Pj, aparat keamanan, dan semua pihak yang telah menyukseskan Pilkades di Sultan Daulat.
Ia menegaskan, jabatan Gecik hanya sebatas 3 tahun lebih. Karena itu, amanah yang diberikan masyarakat ini harus dijaga dengan baik.
“Jabatan ini hanya 3 tahun. Jaga amanah ini yang diberikan masyarakat dan dipercayakan masyarakat. Tentu beban besar, ada stempel, buku aset, dan kwitansi yang harus dijaga, dan dalam hal ini perlu dimusyawarahkan,” tegas Jhoni.
Ia juga mengingatkan, Pilkades sudah berakhir, maka tidak ada lagi unsur kebencian.
“Mari dirangkul semua, karena semuanya itu adalah masyarakat bapak. Jangan ada lagi dendam Pilkades lalu,” ujarnya.
Yang paling tegas, Jhoni mengingatkan soal Dana Desa.
Jaga Dana Desa, itu bukan uang pribadi. Dana Desa itu harus dimusyawarahkan di desa, jangan coba-coba bermain dengan Dana Desa, semua ada aturannya,” tegasnya disambut tepuk tangan tamu undangan.
Ia juga berpesan agar para Gecik memanfaatkan dan merawat kantor desa, karena kantor desa adalah tempat kebutuhan masyarakat.
“Manfaatkan kantor desa, rawat kantor, rangkul masyarakat, ajak bergotong royong, jaga amanah, terus berbuat baik,” tutupnya.
Inilah 8 Gecik Definitif yang Serah Terima Jabatan:
1. Gecik Pulo Kedep – Ansari
2. Gecik Pulo Belen – Dafit Iskandar
3. Gecik Sigrun – Parjono Maha
4. Gecik Gunung Bakti – Nasti
5. Gecik Jabi-Jabi – Sapi’i Pohon
6. Gecik Suka Maju – Sadikin
7. Gecik Namo Buaya – Saddam Husain Sambo
8. Gecik Bunga Tanjung – Khairul
Acara ditutup dengan pembacaan doa oleh Ustadz M. Yasir, yang mendoakan agar 8 Gecik definitif tersebut dapat menjalankan amanah dengan baik dan membawa Kecamatan Sultan Daulat semakin maju.
