‎38 Kepala Sekolah dan 43 Pejabat Fungsional Dilantik, Bupati Tekankan Integritas

FOTO : Sebanyak 38 kepala sekolah dan 43 pejabat fungsional resmi diambil sumpahnya dalam prosesi pelantikan yang digelar di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, Jumat 27/2/2026.(Dok/Fadjar)

 

Indonesia Investigasi 

BIREUEN – Sebanyak 38 kepala sekolah dan 43 pejabat fungsional resmi diambil sumpahnya dalam prosesi pelantikan yang digelar di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, Jumat 27/2/2026.

 

Bacaan Lainnya

‎Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, sebagai bagian dari penataan manajemen pendidikan berbasis sistem dan kinerja.

‎Dari total pejabat yang dilantik, terdiri atas 3 Kepala Taman Kanak-kanak, 27 Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN), 8 Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN), serta 43 pejabat fungsional di lingkungan pendidikan.

‎Dalam sambutannya, H. Mukhlis menegaskan bahwa pengangkatan kepala sekolah kini dilakukan secara transparan dan berbasis sistem digital, sesuai regulasi terbaru Kementerian Pendidikan. Proses tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 7 Tahun 2025 melalui penerapan Sistem Informasi dan Manajemen Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan (SIK-KSPSTK).

‎Menurutnya, kebijakan ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah untuk memastikan jabatan kepala sekolah tidak lagi sekadar formalitas administratif, melainkan hasil seleksi yang terukur dan profesional.

‎“Atas nama pemerintah daerah, saya berharap para kepala sekolah yang dilantik mampu menjadi pemimpin yang menjunjung tinggi kejujuran, keadilan, serta mengedepankan kepentingan generasi muda,” ujar Mukhlis.

‎Ia juga mengingatkan bahwa masa tugas kepala sekolah dibatasi selama empat tahun dan dapat diperpanjang maksimal dua periode. Evaluasi kinerja akan dilakukan setiap enam bulan guna memastikan mutu pembelajaran dan tata kelola sekolah terus meningkat.

‎“Kepala sekolah bukan hanya pengelola administrasi. Mereka harus menjadi motor penggerak pembelajaran yang visioner, berintegritas, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman,” tegasnya.

‎Turut hadir dalam acara tersebut Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Bireuen Hanafiah, Asisten III Azhari, Kepala Bappeda Dailami S.Hut, Plt Kepala BPKSDM Fakhrizal ST, serta Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Zamzami S.Pd., M.Pd. Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Muslem, berhalangan hadir karena tengah menjalankan tugas dinas di Jakarta.

‎Pelantikan ini menandai babak baru tata kelola pendidikan di Kabupaten Bireuen, dengan penekanan pada sistem digital, transparansi, dan evaluasi berkelanjutan demi peningkatan kualitas pendidikan daerah.

‎( Fadjar )

Pos terkait