Ormas GBN Benahi Dulu Organisasi Kantor Aja Ngontrak Berpindah Pindah Ikuti Rumah, Baru Kritisi Pemerintah

 

Indonesia Investigasi 

BANDAR LAMPUNG – Ketua GBN gak usah urusin pihak lain. Urusin aja organisasi nya apakah memiliki kantor sekretariat, apakah sudah melakukan aturan organisasi seperti layaknya organisasi yakni melakukan Kongres Nasional memilih ketua umum dan musyawarah Daerah memilih ketua organisasi tingkat daerah kabupaten dan provinsi.

 

Bacaan Lainnya

Kalau hanya bermodal Notaris dan SK Menkumham semua warga negara juga bisa buat ormas dengan biaya berkisar 3 sampai dengan 4 juta rupiah.

 

Hal itu dikatakan oleh. Syafrudin atau Mandor, Selasa 22 April 2026 kepada wartawan.

 

Saya saja pernah ditujuk sebagai ketua Ormas Garuda Berwarna Nusantara wilayah Lampung.

 

” Saya merasa terpedaya tidak dibuatkan Surat Keputusan walaupun saya sudah buat Kartu Tanda Anggota ormas GBN,” ujar Syafrudin alias Mandor.

 

Sementara Hendrik Iskandar merasa janggal dengan ormas GBN dan cara memimpin layaknya seperti orang yang tidak memiliki pengetahuan berorganisasi yang baik dan benar.

 

Hendrik mengakui pernah ditunjuk sebagai Ketua ormas GBN Way Kanan .

 

” Anehnya SK tersebut saya ditunjuk sebagai ketua GBN Way Kanan, namun yang menandatangani adalah saudara Johan Syahril sebagai ketua umum.

 

“Sangat aneh sekali harusnya yang menandatangani SK saya adalah ketua Provinsi,” ujar Hendrik Iskandar.

 

Bahkan menurut Hendrik saat itu saya ke Bandar Lampung ternyata ormas GBN tidak mempunyai kantor layaknya sebuah organisasi.

 

” Kantor nya pun berpindah pindah saat itu awalnya di daerah Sumur Batu Teluk Betung, lalu pindah ke daerah Gotong Royong GG Padewa dekat SMPN 25 Tanjung Karang mengikuti tempat tinggal dia yang berpindah pindah kontrakan,” ujar Hendrik Iskandar.

 

Mas Rohim

Pos terkait