Indonesia Investigasi
PEUNARON, ACEH TIMUR — Setelah dilakukan pencarian sejak dilaporkan hilang akibat terseret arus Sungai Peunaron Lama, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur, Iskandar bin Faisal, anak berusia 9 tahun, akhirnya ditemukan pada Senin (12/10/2026) sekitar pukul 11.15 WIB dalam keadaan meninggal dunia.
Sebelumnya, Iskandar dilaporkan hilang pada Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 17.30 WIB saat mandi di Sungai Peunaron Lama bersama teman-teman sebayanya. Korban diduga terjatuh ke aliran sungai yang berarus deras hingga terseret dan menghilang dari pandangan.
Informasi hilangnya korban kemudian disampaikan kepada masyarakat dan keluarga. Informasi tersebut juga diteruskan oleh Jefri (ABT), anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Aceh Timur, kepada rekan-rekan RAPI untuk diteruskan kepada pihak terkait, termasuk BPBD dan tim pencarian.
Setelah pencarian berlangsung selama beberapa waktu, korban akhirnya ditemukan pada Senin menjelang siang. Penemuan tersebut mengakhiri penantian keluarga yang berharap Iskandar dapat ditemukan dalam keadaan selamat.
Usai ditemukan, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka yang lokasinya tidak jauh dari tempat korban ditemukan untuk selanjutnya dimakamkan oleh pihak keluarga.
Peristiwa tragis ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat setempat. Kepergian Iskandar di usia yang masih sangat muda menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya sungai, terutama bagi anak-anak yang bermain atau mandi di kawasan dengan arus deras.
Masyarakat diimbau agar lebih memperhatikan keselamatan anak-anak dan tidak membiarkan mereka mandi atau bermain di sungai tanpa pengawasan orang dewasa, khususnya ketika kondisi air tidak aman.
**Turut berdukacita atas meninggalnya Iskandar bin Faisal.** Semoga Allah SWT mengampuni segala dosanya, menerima segala amal kebaikannya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.
*Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.*
