Indonesia Investigasi
ACEH UTARA – Kepala Sekretariat Baitul Mal Kabupaten Aceh Utara, Samsul Bahri, S.E., mengunjungi kediaman Syamsiah di Gampong Tanjong Dalam Utara, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Minggu (18/10/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi tempat tinggal dan kehidupan Syamsiah yang mendapat perhatian Bupati Aceh Utara, Ayah Wa.
Dalam kunjungan tersebut, Samsul Bahri hadir bersama anggota DPRK Aceh Utara Tgk. Jeunieb, Yusrizal, S.E., selaku Kasi PMG, serta Geuchik setempat. Rombongan meninjau kondisi rumah dan melihat secara langsung keadaan keluarga Syamsiah.
Selain melakukan peninjauan, Baitul Mal Aceh Utara bersama tim turut membawa bantuan sembako untuk membantu meringankan beban kebutuhan sehari-hari keluarga Syamsiah.
Samsul Bahri mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Baitul Mal Aceh Utara untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat yang membutuhkan perhatian dan bantuan.
Menurutnya, peninjauan lapangan penting dilakukan agar kondisi masyarakat dapat diketahui secara lebih jelas sehingga kebutuhan dan bentuk bantuan yang diperlukan bisa dipertimbangkan sesuai dengan ketentuan serta program yang tersedia.
Pada kesempatan itu, Samsul juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh muzaki (orang yang menunaikan zakat) dan munfik (orang yang menyalurkan infak) yang telah mempercayakan penyaluran zakat dan infaknya melalui Baitul Mal Kabupaten Aceh Utara.
Ia menegaskan bahwa kepercayaan dan dukungan para muzaki serta munfik memiliki peran penting dalam keberlangsungan program sosial Baitul Mal, terutama untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dan mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Aceh Utara.
“Terima kasih kepada seluruh muzaki dan munfik yang telah mempercayakan penyaluran zakat dan infaknya melalui Baitul Mal Aceh Utara. Amanah tersebut sangat berarti agar berbagai program bantuan bagi masyarakat dapat terus berjalan dan membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Samsul.
*Penerimaan Zakat Mengalami Penurunan*
Lebih lanjut, Samsul Bahri mengungkapkan bahwa penghimpunan zakat Baitul Mal Kabupaten Aceh Utara mengalami penurunan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan perubahan ketentuan nisab zakat.
Ia menjelaskan, pada 2023, rata-rata penerimaan zakat Baitul Mal Aceh Utara mencapai Rp1,3 miliar per bulan. Namun, sejak September 2024, penerimaan tersebut menurun menjadi sekitar Rp. 300 juta per bulan, setelah diberlakukannya perubahan nisab zakat menjadi Rp10,5 juta.
Selanjutnya, pada November 2025, ketentuan nisab zakat kembali berubah menjadi Rp13 juta.
Menurut Samsul, perkembangan penerimaan zakat tersebut menjadi perhatian karena dana yang dihimpun melalui Baitul Mal berperan penting dalam mendukung berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan zakat bagi masyarakat yang berhak menerimanya (mustahik).
Ia berharap kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat melalui Baitul Mal Aceh Utara terus meningkat, termasuk dari kalangan aparatur pemerintah, instansi vertikal, TNI-Polri, BUMN, BUMD, sektor swasta, serta para pelaku usaha.
Samsul menilai, optimalisasi penghimpunan zakat sangat penting agar semakin banyak masyarakat yang dapat dibantu melalui program sosial, bantuan bagi keluarga kurang mampu, serta pemberdayaan ekonomi umat.
Ia juga mengajak masyarakat yang telah memenuhi ketentuan wajib zakat untuk menyalurkan zakat melalui Baitul Mal Aceh Utara sehingga pengelolaannya dapat mendukung pendistribusian yang tepat sasaran kepada para mustahik.
Melalui kunjungan ke kediaman Syamsiah tersebut, Baitul Mal Kabupaten Aceh Utara menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, melihat langsung kondisi warga yang membutuhkan, dan mengoptimalkan pengelolaan zakat serta infak sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan dan menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Aceh Utara.
